AKAN SAMPAIKAH SEMUA ORANG PADA MASA BELA - BELA ITU ?
Pertanyaan No. 56 :
Jika sidang akan disucikan sebelum berakhir masa kasihan bagi dunia dan tetap tinggal bersih sesudah itu tanpa seseorang berdosa pun di dalamnya, sesuai yang diajarkan oleh Tongkat Gembala, maka bagaimanakah Saudara mencocokkan hal ini dengan buku Early Writings, p. 71 yang mengatakan : Sebagian orang "akan datang sampai kepada masa kejatuhan bela-bela itu, lalu kemudian melihat bahwa mereka perlu ditebang dan dibentuk bagi bangunan itu" ?
Jawab:
Masih ada lagi penegasan-penegasan lain dari penulis buku Early Writings yang memberikan juga bukti yang lebih pasti, bahwa Allah sebelum waktu itu hendak memiliki sebuah sidang yang bersih dan benar. (Bacalah The Great Controversy, p. 425; Prophets and Kings, p. 725; Testimonies, vol. 5, p. 80; Yesaya 52 : 1, 2).
Karena penegasan-penegasan yang banyak ini yang menunjuk kepada suatu pembersihan pendahuluan adalah tepat dan benar sesuai dengan yang disebut di dalam Early Writings yang tampaknya mengingkari suatu pembersihan, maka orang tidak mungkin secara jujur mengabaikan begitu saja sekaliannya lalu menaruh perhatian hanya pada yang itu. Hendaklah kita ingat selalu untuk memperhatikan aturan yang tak dapat dilanggar bahwa suatu interpretasi terhadap suatu pernyataan yang diilhami harus cocok dengan semua pernyataan-pernyataan yang berkaitan lainnya.
Sebagian orang yang cemas mempertaruhkan Kebenaran Sekarang pada bobot dari apa yang dikatakan atau terkandung dari sesuatu pernyataan ilham, akan dengan demikian secara lancang atau sangat bodoh mengabaikan "bobot kenyataan." Orang-orang lainnya sedang berbuat ini karena berpandangan picik, sementara yang lainnya lagi sedang melakukannya untuk menunjang pendapat-pendapat tertentu kesayangan mereka sendiri.
Fondasi dasar bagi ajaran tentang tidak adanya pembersihan pendahuluan, dibangun bukan pada batu karang yang kokoh, melainkan pada pasir saringan yang sama seperti yang menggarisbawahi yang sedemikian ini seperti halnya pendapat-pendapat yang keliru mengenai keadaan sadar dari orang mati, siksaan kekal orang-orang jahat, baptisan dengan cara percikan, kesucian hari Minggu, dan zaman seribu tahun perdamaian di bumi.
Oleh karena Kebenaran bersifat terus berkembang, dan karena pembersihan sidang itu belum lagi terungkap sewaktu pernyataan di dalam buku Early Writings ditulis, maka bahaya yang diramalkan dan nasehat yang diberikan di dalamnya itu belum mungkin dapat ditegaskan dalam kata-kata yang lain daripada kata-kata yang telah terbiasa dipahami di waktu itu. Semua mereka telah diberi amaran dengan jelas sedemikian di waktu itu bahwa jika mereka terus berdosa, maka sesudah masa kasihan berakhir bagi dunia, bela-bela itu yang sudah dipahami sebagian oleh mereka akan menjadi pembalasannya. Oleh sebab itu bagi Tuhan untuk dapat menjelaskan masalah itu di dalam Early Writings seperti yang dilakukan-Nya melalui Tongkat di waktu ini, la sudah akan mengungkapkannya di luar waktunya yang tepat, sewaktu Early Writings masih sedang ditulis, sedangkan pekabaran itu akan berlaku hanya bagi sidang sekarang ini, dan yang oleh karenanya kita sekarang menerimanya.
Dalam analisa yang terakhir, orang-orang berdosa yang tidak bertobat yang kini terdapat di dalam sidang, tidak akan pernah menyaksikan tujuh bela yang terakhir itu, sedangkan yang lainnya, yang kini terdapat di dunia, dalam masa seruan keras mereka masih akan memperoleh kesempatan untuk “dibentuk” bagi bangunan itu, dan disimpan bersama-sama dengan “batu-batu yang hidup” itu, atau sebaliknya akan menderita akibat-akibat dari bela-bela itu.
Tidak seorang pun akan menemui kesulitan untuk melihat hal ini sekarang, karena semua mereka terhadap siapa Early Writings terutama berbicara di waktu itu kini sudah meninggal, sekalipun bela-bela itu masih belum lagi datang. Lagi pula, masih banyak lagi terang yang akan datang mengenai kebenaran tentang tujuh bela yang terakhir itu, dan apabila ia itu datang, kita akan kembali melihat bahwa kita memiliki “banyak pelajaran untuk dipelajari, dan banyak, banyak yang harus ditinggalkan.” --- Testimonies to Ministers, p. 30.
|